← SPBU Bali

Tahu sumbernya, pahami batasnya.

Uji publik

SPBU Bali adalah inisiatif informasi masyarakat, bukan layanan resmi Pertamina. Indikasi jalan belum terbukti sebagai pengukur antrean. Jalan lancar tidak berarti halaman SPBU sepi atau BBM tersedia.

Lokasi dan traffic

Katalog awal 12 Oktober 2026 berisi 324 objek penjualan BBM dari OpenStreetMap di Bali. Sebagian merupakan pengecer atau tanpa merek; bukan 324 SPBU Pertamina terverifikasi. Katalog uji menggabungkan lokasi OpenStreetMap dengan listing SPBU Google Maps di Tabanan, Denpasar, dan Badung selatan. Nama, koordinat, dan pola jam ramai dicocokkan sebelum ditampilkan; cakupan belum merupakan inventaris lengkap semua SPBU. Satu objek pada katalog Bali lengkap belum memiliki kabupaten/kota. Koordinat pusat objek belum tentu pintu masuk.

Data lokasi © OpenStreetMap contributors, berlisensi ODbL. Peta menggunakan tile OpenStreetMap. Kondisi lalu lintas © TomTom. PC memeriksa 191 lokasi prioritas Tabanan, Badung, Denpasar, dan Gianyar pada jadwal 08.00, 11.00, 14.00, dan 17.00 WITA: jalan padat atau belum jelas setiap tiga jam, jalan lancar setiap enam jam. Kampanye pengambilan berakhir 15 Oktober 2026 pukul 17.22 WITA. Pengamatan terakhir tetap mencantumkan waktunya. Jalan lancar tidak digunakan untuk menyimpulkan antrean SPBU lengang. Pola Google Maps adalah pola historis, bukan antrean langsung. Pencarian hanya membaca data tersimpan.

Laporan warga

Laporan tanpa akun belum diverifikasi dan dipisahkan menurut kendaraan. Laporan sampai 30 menit ditampilkan sebagai laporan terbaru; setelah itu, laporan terakhir dapat tetap terlihat sampai 24 jam dengan penanda riwayat dan waktu aslinya. Laporan berbeda tidak digantikan perkiraan traffic. Laporan lancar yang bertentangan dengan pengamatan jalan padat terbaru ditandai perlu validasi dan tidak menurunkan status utama. Selama kampanye darurat, laporan panjang dari pengenal berbeda hingga tiga jam sebelumnya mendapat prioritas ketika bertentangan dengan laporan lancar terbaru; laporan di atas 30 menit tetap ditandai sebagai laporan terakhir. Penahanan bukan bukti bahwa pelapor keliru; waktu dan sumber bukti tetap ditampilkan. Koreksi dari pengenal yang sama menggantikan pengamatan sebelumnya pada ringkasan, tanpa menghapus arsip. Angka jumlah laporan tidak membuktikan jumlah orang berbeda. Data BBM adalah laporan tersedia/habis, bukan jumlah liter tangki.

Data yang diproses

Server menyimpan isi laporan, lokasi SPBU yang dipilih, waktu, dan pengenal pseudonim berbasis hash IP untuk pembatasan penyalahgunaan. IP mentah tidak disimpan dalam tabel laporan. Berakhirnya masa tampil tidak otomatis menghapus rekaman dari penyimpanan. Jangan memasukkan informasi pribadi.

Izin lokasi bersifat opsional. Koordinat perangkat dipakai di browser untuk mengurutkan jarak; tidak dikirim ke API SPBU. Pemuatan peta dan pustaka melibatkan OpenStreetMap serta unpkg. Tombol Google Maps dan WhatsApp membuka layanan pihak ketiga hanya saat dipilih. Periksa ketentuan dan privasi penyedia tersebut.

Kalkulator

Hasil menit hanyalah simulasi dari jumlah kendaraan dan lajur aktif yang dipilih pengguna. Asumsi pelayanan 3–5 menit per kendaraan, skenario lambat 10 menit, tanpa kendaraan baru datang. Skenario 20/30/50 kendaraan bukan jumlah hasil pengukuran. Bukan estimasi terukur dari traffic.

Gunakan setelah berhenti dan parkir dengan aman.

Pola jam ramai

Jika tersedia, pola Google Maps menunjukkan keramaian relatif berdasarkan hari dan jam, bukan jumlah kendaraan. Pola ini berlabel “biasanya”, berbeda dari pengamatan traffic terbaru. Jam yang tidak tersedia tidak dianggap sepi. Saran jam lebih lengang merupakan perkiraan historis, bukan kepastian. BBM berasal dari laporan pengguna.